FOTO CLOSE-UP SERANGGA DENGAN KAMERA POKET

Sobat desainruparupa.com, kita semua tahu bahwa serangga itu hewan yang kecil dan banyak gerak. Itulah yang menyebabkan kita tidak mudah untuk memotret & menghasilkan foto yang bagus.

Nah, kali ini saya mau berbagi tips bagaimana memotret close-up serangga dengan kamera poket.

  1. Kenali objek yang akan difoto dan kameranya.
  2. Setting ukuran foto dengan setting yang paling besar. Ini dimaksudkan untuk mensiasati serangga yang kecil agar tetap bisa optimal gambarnya jika terpaksa tidak bisa meng-close up fotonya dan terpaksa hanya bisa di-crop lewat software pengolah foto.
  3. Pakai ISO (ASA) sesuai kondisi pencahayaannya. Karena yang dipakai kamera poket, saya lebih senang untuk mengambil gambar ketika kondisi cahaya tidak terlalu terang ataupun gelap, kira-kira pagi, menjelang siang atau sore hari. ISO yang digunakan sekitar 200-400.
  4. Cobalah dengan mode makro. Jika ada, kita juga boleh memakai mode ‘super makro’. Mode super makro saya gunakan ketika membidik objek dengan jarak sekitar 1-2cm.
  5. Jika menghendaki gambar yang tajam, bolehlah menggunakan flash. Tapi saya lebih senang tanpa flash agar hasil foto terlihat lebih lembut. Meskipun ini menjadikan perburuan foto menjadi lebih susah, karena objeknya suka bergerak sehingga fotonya rentan kabur.
  6. Dekati objek serangga sedekat-dekatnya semampu kita. Hati-hati, jangan membuat gerakan yang “mencurigakan” bagi dia. Gunakan zoom untuk membantu mendekatkan kamera ke objek dan sekaligus menghasilkan jangkauan/rana kamera yang besar. Cara ini menghasilkan fokus yang sempit sehingga background tampak kabur. Good… efeknya tampak seperti menggunakan kamera SLR.
  7. Hati-hati, jangan goyang. Makin maksimal zoom kamera, maka foto makin rentan kabur akibat goyangan meskipun hanya goyangan kecil. Jika ada, gunakan tripod untuk membantu stabilitas posisi kamera.
  8. Posisikan objek serangga di tengah foto. Kamera digital secara umum otomatis mengambil fokus yang di tengah. Tekan tombol foto setengah tekan (jangan sampai jepret) dan tahan untuk mendapatkan fokus objek dan mengaburkan background-nya. Geser kamera untuk mendapat posisi dan komposisi objek foto sesuai keinginan kita.
  9. Jprettt… jadilah foto close up serangga Anda yang indah. Good job…

Inilah hasilnya….

Bagaimana? Mau mencoba?

desainruparupa.com

 

Raja Gombal Raja Desain

slide-4-canda

+ : Dik, ayahmu desainer ya?
– : Ah bukan, sok tau ah mas ini…
+ : Masa’ sih?
– : Iya, bukan. Emangnya kenapa?
+ : Karena dirimu membuat imajinasiku dalam mendesain masa depan yang indah nan mempesona.
– : Yeee…. gombal. Ayahku itu tukang cetak mas….
+ : Oooo, ternyata…. maklum saja, karena ayahmu & ibumu telah mencetak manusia yang cantik menawan hati.
– : Uuuuuuu…. nggombal mas nih…. 😉

 

FOTO PEMANDANGAN JAUH DENGAN KAMERA POKET

Masya Allah, pemandangannya indah sekali. Aku foto dulu ah….”

Dapat dipastikan kita yang suka bawa kamera saat piknik dan melihat pemandangan indah, akan tergelitik untuk selalu mengambil gambar-gambar pemandangan yang dilewati. Keindahan-keindahan dari Sang Pencipta. Saya juga begitu sobat. Sayang rasanya jika saya melewatkan kesempatan mengambil foto pemandangan-pemandangan tersebut.

Oke sobat desainruparupa.com, saya coba deh bagi-bagi tips memotert pemandangan agar fotonya lumayan bisa dinikmati. Paling tidak, foto tidak jelek-jelek amat, saya juga masih belajar dan terus belajar.

  1. Kenali objek yang akan difoto dan kameranya.
  2. Kenali kondisi pencahayaan saat memotret. Sebisa mungkin dapatkan kondisi pencahayaan yang terang tapi tidak terlulu terang (glare) atau malah gelap. Siasati memilih posisi dan arah kamera menghadap. Usahakan tidak melawan matahari karena akan menjadikan foto kita over lighting.
  3. Sesuaikan ISO (ASA)-nya. Untuk kondisi yang sangat terang bolehlah menggunakan ISO 100. Untuk yang sedang-sedang saja bisa menggunakan ISO 200.
  4. Jika ada, settinglah mode jauh (lawannya mode makro). Model-model kamera sekarang hampir selalu ada.
  5. Tentang pemakaian flash, boleh dipakai boleh juga tidak. Saya sendiri lebih senang tidak memakainya.
  6. Agar lebih hidup dan tercipta foto yang ber-volume, dapatkan objek tertentu dengan posisi di depan (dekat), sebagai foreground yang dapat mengimbangi komposisi pemandangan yang jauh. Dan tempatkan dengan posisi yang bagus. Kalau saya sendiri biasanya menempatkannya pada posisi sekitar sepertiga frame. Tapi ini adalah pilihan, tergantung pemandangannya juga.
  7. Jprettt… jadilah foto pemandangan Anda yang indah. Good job…

Inilah hasilnya…. Selamat mencoba!

desainruparupa.com